Kepada langit, tolong sampaikan...
bagaimana kabarnya?
bagaimana rasanya?
bagaimana rindunya?
apa saja kecewanya, apa saja cemburunya.
Kepada langit, tolong sampaikan...
dengan mendungmu,
bahwa kini aku tengah rindu dan menunggu.
Kepada langit, tolong sampaikan...
dengan cerahmu yang tak terkalahkan
bahwa aku masih mendambakan.
Kepada langit, tolong sampaikan...
dengan gagahnya petir
dengan gagahnya petir
bahwa aku berusaha tersenyum dalam getir.
Kepada langit, tolong sampaikan...
yang kini tengah hujan
bahwa aku tersisihkan dengan nyamannya yang berpindah tempatkan.
Kepada langit, tolong sampaikan...
dengan gerimisnya yang sendu
bahwa kini diamku adalah cemburu.
Kepada langit, tolong sampaikan...
dengan senja yang menggoda
bahwa dihatinya kini hadir siapa?
Kepada langit, tolong sampaikan...
dengan segala bisamu bahwa posisiku kini dimana,
karena kini aku merasa terganggu karena kehadiran wanita itu.
Kepadamu, dengan segala perantara antara semua yang hidup di semesta,
berharap kau tahu, bahwa aku mulai terganggu dengan obrolan dan waktu yang kau habiskan dengan wanita itu.
Dan kepada langit yang tengah bercengkrama dengan angin, tolong sampaikan dengan tulus disetiap helaian rambutnya
bahwa aku meminta maaf jika salah mendiamkannya.
Terakhir untuk langit, tolong bicarakan
dengan desau suara bising
bahwa dirinya kini menjadi asing.
𝓳𝓪𝓷𝓰𝓪𝓷 𝓵𝓾𝓹𝓪 𝓫𝓪𝓱𝓪𝓰𝓲𝓪 𝓭𝓪𝓷 𝓳𝓪𝓰𝓪 𝓶𝓸𝓸𝓭
_ₐₛₜₐᵢᵣₑᵥₐₐ_
Komentar
Posting Komentar