Ketika Kita Lelah

         Hidup di bumi ini jangan heran ketika dipenuhi orang pengkritik dan juga orang baik. Jangan selalu ingin membalas ketika mereka balik membalas. Biarlah mereka sibuk dengan mencaci dan membeci apa yang kita lakukan kini. Hiraukan saja apa yang mereka rencanakan. Jangan pedulikan omongan yang tak berkepentingan. Nanti mereka lelah sendiri kok. So...kita fokus saja pada tujuan sendiri, kita selesaikan target kita untuk esok nanti. 

        Ketika kita lelah dan tak kuat dengan argumen mereka tentang kita, jangan langsung putus asa dan menyerah. Jangan langsung mengambil keputusan tanpa punya pikiran yang meyakinkan. Kita boleh bersedih dan menangis. Karena, nanti kita akan sadar bahwa waktu yang kita gunakan untuk bersedih lama-lama menghilang bersama perih dan jerih. Ada waktu kita untuk mundur, akan tetapi jangan terlalu kendur. Sebatas wajar saja, dan lanjutkan hidupmu untuk maju dengan niat yang kuat didadamu.

        Ketika kita lelah dan merasa salah, jangan terlalu berfikir untuk langsung menyerah dan berpasrah. Selalu berusaha untuk terus melangkah dan bersama arah. Tanamkan dalam hati untuk terus berusaha dan dalam menggapai mimpi. Ingat!! senyum harus kita tunjukkan lebih lebar dan kuatkan untuk terus bersabar. Jangan mempunyai keinginan untuk berhenti melangkah, karena nati kita akan hidup dengan rasa bersalah.

        Ketika kita lelah dan merasa tak berguna, jangan langsung mengambil keputusan untuk diam saja tanpa melakukan kegiatan yang berguna. Kita harus ingat, bahwa ada orang yang masih mencitai kita dan berusaha mendukung untuk masa depan kita. Ada orang yang menunggu kesuksesan kita dengan cara  berusaha. Jika kamu seketika merasa lelah lagi, terus ingat orang yang kita cintai dalam hati. Jangan pernah buat mereka kecewa karena kamu tidak pernah mencoba berusaha. 

        Jadi, ambil kesimpulan dari lelah dan menyerah itu. Lelah kini akan berujung pergi ketika kita berusaha mengerti dan memahami kondisi. ok?

Komentar